Ketika Aathi yang berusia 19 tahun dan keluarganya, sebagai petani pertama yang pernah ada, tiba di tempat yang sekarang dikenal sebagai Denmark, keluarganya dibunuh oleh suku pemburu-pengumpul setempat. Untuk bertahan hidup, Aathi dan saudara laki-lakinya terpaksa tinggal bersama suku tersebut.










